Kamis, 25 Februari 2016

Setengah Hati

seindah sorot mata bidadari
aku bersumpah ini tak seindah apa yang kelak kau kan tau
berjalan di atas jembatan berduri
menggenggam sebelah tanganmu
dengan segala kemunafikan
bahkan ketika sendu itu memelukku
hatiku masih saja terbelenggu masalalu
bayangkan jika kau sadar
hatimu sedang ku koyak
betapa pun menggelegarnya suara petir
takkan mengalahkan jeritan hatimu
wahai wanita indah yang tak beruntung
indah nian luka ini menerjang
betapapun keanggunanmu memikat
tapi tetap saja hatiku tak tergetar
jikalau ada yang lebih halus dari sekedar kata maaf
kan ku bungkus dengan sutra
dan ku kirim ke alamat hatimu
ampuni aku
lelaki pengecut yang tak bisa menerima kenyataan
bahwa kau begitu indah
apalah daya ku
yang begitu lemah di tikam luka
hingga melihat indahmu begitu silau kurasa
tapi setidaknya ku masih bisa mendoakan kebahagianmu
salam cinta untukmu
dari setengah hatiku...

0 komentar:

Posting Komentar